Sebanyak 30 produk kreator lokal Padang unjuk gigi dalam MakerFest 2019. Salah satu yang sudah tak asing yakni Kadai Tangkelek.

Kadai Tangkelek merupakan sebuah toko clothing. Mereka mengusung konsep kearifan lokal lewat kalimat atau pepatah berbahasa Minangkabau dalam produknya.
Meski mengusung konsep tradisional, desain Tangkelek tak bisa bisa dibilang jadul. Mereka memainkan konsep tersebut dengan grafis kekinian sehingga mampu menarik minat kaum milenial.Brand ini awalnya didirikan oleh dua orang alumi Seni Rupa, Universitas Negeri Padang pada tahun 2009, Khalid Arafah dan Fefri Rusji. Bermula dari hobi desain grafis, Khalid dan Fefri mencoba merambah ke dunia binis pakaian dan mengembangkannya hingga kini.
Khalid mengatakan, Tangkelek adalah produk lokal minang yang berkonsep distro. Target pasar mereka adalah para perantau yang mencari oleh-oleh unik saat pulang ke Ranah Minang.
“Produk ini akan menjadi oleh-oleh bagi sanak di rantau saat pulang kampung,” ujar Khalid saat berbincang dengan Langkan.id, Minggu (22/4/2018).
Lanjut Khalid, saat ini Kadai Tangkelek sudah memiliki 4 cabang. Selain di Padang, Kadai Tangkelek juga ada di Pariaman, Solok, Bukittinggi, Pasaman Barat dan Payakumbuh.
“Untuk sementara Kadai Tangkelek akan memfokuskan kepada daerah-daerah terlebih dahulu,” terangnya.
Pengelola Kadai Tangkelek, Erdi Chandara menambahkan, Tangkelek selalu melakukan inovasi-inovasi produk baru. Mereka ingin daya tarik pembeli setiap tahunnya meningkat.
“Maka adanya acara MakerFest ini akan memberikan peluang promosi kepada peminat Tangkelek,” tambah Erdi.
Kadai Tangkelek kini berpusat di Jalan S Parman nomor 171 Ulak Karang, Padang. Di sana terdapat beragam produk-produk seperti kaus, celana, topi, buku hingga tas.
Salah satu desain kaos yang mereka miliki bertuliskan “Urang ka urang se, awak bilo!”(orang lain melulu, saya kapan!). Ada juga kalimat lain “Indak indak iyo juo (awalnya tidak, ujungnya iya juga). (Kanadi Warman)

(Visited 19 times, 1 visits today)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *